Halo sobat muslim 4Lima, sesuai janji 4Lima bakal ngebahas tentang kegiatan ramal-meramal and gimana sich hukumnya menurut agama kita, Islam. Boleh apa nggak ya kita meramal and percaya dengan ramalan?!? Nah, udah nggak sabar kan? Ok! Kita bahas aja yuk?!
Mencari Kemerdekaan Hakiki
7 10 2008
Well, sebelum kita membahas kemerdekaan itu apa? Bagaimana cara kita merayakan kemerdekaan serta bagaimana cara kita menyikapi kemerdekaan yang sudah 63 tahun kita rayakan tiap tahunnya ini? Dan sebelum kita bahas itu semua, mari kita bersama membuka hati, mata dan telinga kita, Terlebih- lebih pemikiran kita, agar sedikit pembelajaran bersama yang kita lakukan ini, dapat digunakan bukan hanya sebagai pengetahuan semata, namun kita jadikan sebagai pemahaman yang nantinya dapat kita terapkan dalam tata kehidupan kita. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Keutamaan Ramadhan
7 10 2008
Assalammualaikum Wr. Wb.
Gimana kabarnya? Gimana puasanya? Moga-moga semuanya baik-baik aja. Eh, terasa gak terasa. Bulan Ramadhan udah berlalu beberapa hari. Tapi semoga aja ibadah kita nggak berlalu begitu aja, karena seharusnya di bulan Ramadhan ini merupakan momen untuk ibadah semaksimal mungkin dan menjadikan bulan ini lebih berkesan daripada bulan-bulan lain.
Gimana?! Udah siap?! Kalo udah siap, baca lanjutannya!!
Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Masa Otoritas Siswa
4 09 2008
Sobat, kamu pasti ga asing lagi dengan istilah MOS. Apalagi untuk kamu siswa baru yang lagi ’anyar-anyar’-nya masuk to the new school. Yup…apapun namanya, Masa Orientasi Siswa (MOS), pasti digebyar buat kamu semua. Pas kamu jejakkan kaki di skul baru, MOS dan para panitianya siap nyambut dengan muka penuh senyum dan wajah penuh keramahan (ini majas ironi lho…). Jangan tengsin deh…
Sobat, Masa Orientasi Siswa sebenarnya ga jelek-jelek amat artinya. Acara itu memang sengaja disusun untuk ngenalin kamu semua ke keadaan skul baru kalian. Sekaligus berbagai pernak-pernik yang ada. Tujuannya, supaya kamu semua ga kaku dan kaget ngejalani PBM (proses belajar mengajar) di wilayah baru itu. Istilah konkritnya nih, beradaptasi ama sikon yang ada, biar ga tegang dan canggung dengan skul baru tadi. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Ngintip Euro Yuuk…!!
10 07 2008
Pagi sobat muslim 4Lima! Gimana kabar kalian? 4Lima berharap kalian selalu dalam keadaan sehat dan bisa melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi larangan Allah dengan maksimal. Dalam keadaan UAS dan tugas akhir semester yang numpuk, 4Lima akhirnya bisa menerbitkan artikel ini. Huh! sulit memang tapi itulah da’wah yang gak kenal waktu dan keadaan. Artikel ini bakal ngebahas tentang sisi lain dari pesta-pora Euro Cup, gimana besar dan glamornya perhelatan pesta bola yang ”katanya” diadakan dengan biaya yang gak main-main ini. Dan pastinya gimana Islam yang paripurna menyikapi tentang masalah tersebut. So stay with Us!!! Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Remaja Instant
28 05 2008oleh: Yusma Arifianto (SMAN 1 Sby)
Halo sobat muslim 4Lima, gimana nih kabarnya? Terutama sobat muslim 4Lima yang sudah dan akan menghadapi UNAS. Kalo yang udah pasti lagi deg-deg serr nungguin hasil, setali tiga uang dengan yang akan menghadapi UNAS, pasti juga deg-deg serr. Semoga semuanya lulus ya. Amin….
Nah, 4Lima edisi kali ini akan ngebahas tentang remaja instan yang lahir akibat budaya instan (instant culture). Namun sebelum membahas lebih jauh, nggak sreg rasanya kalo kita nggak tahu apa itu budaya instan. Budaya instan bisa diartikan sebagai budaya yang ringan, menyenagkan, trendi, serta cepat berganti dan itu semua bergerak amat cepat. Sampai-sampai mau gak mau kita seakan dipaksa untuk menerima itu semua. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Gaul ala anak band!!?
15 03 2008
Halo sobat muslim 4Lima sesuai janji kita pada edisi lalu, kita bakalan ngebahas tentang fenomena band di kalangan remaja. Apa aja sih fenomena yang timbul dikalangan remaja soal band dan gimana Islam dalam menyikapinya? Buat kalian yang setia nungguin buletin 4Lima kesayangan kita ini terbit, inilah penebus dosa yang 4Lima persembahkan buat kalian. So, lanjut kang!!
Sebelum kita bahas tentang band, gak lengkap rasanya kalo kita gak ngebahas tentang musik itu sendiri. Musik adalah suatu bentuk komunikasi melalui suara. Musik muncul dikarenakan kebutuhan manusia dalam berkomunikasi. Di Jepang kuno misalnya, menabuh bedug adalah sebuah tradisi untuk memberikan semangat kepada orang-orang yang sedang bekerja di sawah supaya lebih bersemangat dalam bekerja. Kalo di Indonesia, bunyi kentongan merupakan isyarat supaya warga kampung berkumpul. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Individualism Crackdown
14 02 2008
Sobat, diantara kita mungkin gak asing dengan istilah individualisme, apa lagi kalo kita sering baca koran ato majalah yang ngebahas tentang lifestyle alias gaya hjidu para artis yang glamour yang penuh pesta pora. Kalo mau lebih jelas lagi tentang apa sih individualisme itu? Kenapa sih kok ada individualisme? Dan gimana Islam mandang tentang individualisme? So pantengin terus lanjutan buletin ini, OK.
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima
Game Online
15 01 2008
Halo sobat muda muslim 4Lima yang lagi baca buletin 4Lima. Banyak dinanti, banyak dicari, itulah kami (he..he…Ge-er dikit kan gak dosa). Maaf nih sebelumnya buat sobat muda muslim 4Lima yang sudah dengan anteng, setia, & sabar nungguin buletin 4Lima tercinta ini terbit. Karena sulit cari ilham yang dari kemarin sore ga’ pulang-pulang. Nah, untuk edisi kali ini 4Lima akan ngebahas soal Komunitas Game Online dengan segala serba-serbinya. So pantengin terus!!
Komentar : 2 Komentar »
Tag: game, Islam, mubah, online
Kategori : buletin forlima
Bumi bukan buat Banci
15 11 2007By : Farouq
SMKN 7 Surabaya
‘’..Bagai neraka, hampa. Bila dunia tanpa wanita.kaum Adam saling bercinta. HOMO KALEE….’’(Pujangga; FaRockers.come.on)‘’Hii O’on,yah! Masa cowo sekarang klo bicara kenes(cerewet) udah gitu manjanya ,bo! Minta sampo kalah eike’ yg cewe tulen (betul2 keren). He..he..!’’(Akhwat, nama samaran)
Memang Sobat For5, sulit hidup di jaman sekarang. Semua berlandaskan kebebasan individu, ide sekular-liberalisme. Seakan-akan tiada hak bagi Sang Pencipta dalam kehidupan. Alias sekularisme (paham yang memisahkan agama dari kehidupan). Banci, merupakan salah satu produk kebebasan dalam berfikir dan beraqidah di samping penurunan moral lainnya. Fenomena banci merebak bukanlah hal ’kinyis-kinyis’ lagi. Di Surabaya aja selain pada daerah Tugu Bambu Runcing dan Pattaya, masih ada saja banci dan lesbian berkeliaran, persimpangan jalan kale… Bahkan sudah ada sejak zaman Nabi Luth a.s. Al Qur’an sendiri telah meriwayatkan adanya bencisme (ngarang . . .kan gue yang nulis,he ..he) sebagai kaum yang dilaknat oleh Allah SWT, dengan azab yang amat pedih kepada kaum Sodom atas penyimpangan seksualnya (yang merasa tobat, Jeng!).
Ketika kaumnya Bani Sodom terjerumus “virus” suka pada sesama jenis, Allah SWT ngingetin lewat Nabi Luth berkali-kali sampe banjir. Eh, kita yang udah dikasih 6666 fakta dalam ayat-Nya koq masih berani ngelanggar syari’ah. Emang mau dapat laknatullah yang sama ama kaum homoseks. Hi, jijay-capjay-bajaj deh!
ANALISA UMUM
1. Busana yang mereka pake umumnya full pressed body dengan alasan selain praktis juga sexy. Yang lesbi kadang juga nunjukin sisi maskulinitasnya (jantan, yuuk!). pada awal era 90-an kaum gay memakai sapu tangan di saku celana yang dinongolin dikit ujungnya, buat kode identitas antargay. Namun karena banyak ditiru, mereka ganti kode; anting di telinga kanan. Pokoke aksesori yang mereka kenakan selalu mencolok (atit, tauu..). Punk juga termasuk dalam salah satu marga Gay JoyoDiningrat .
2. Pola sikap mereka mencurigakan. Gay umumnya cari korban yang penampilannya oke, lebih muda, n lebih lekong (jantan). Gaya bicara mereka semirip mungkin dengan lawan jenis mereka. Sangat kenes dan manja. Lesbipun demikian.
3. Orientasi seksualnya tentu saja hanya dengan kawan (baca: korban) yang sesama jenis.
Bahkan tanpa malu banyak diantaranya yang melakukan pembelaan, bukannya tobat…
Sesungguhnya kaum transeksual, gay, lesbian, bisex, dll, kudu kita basmi. Sebab “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati!” (he..he..maksa!). Ga malu sama Allah SWT karena maksiat? Rasul aja melaknat demikian; ‘’Jika kamu tdak malu, maka lakukanlah semaumu.’’ (HR. Bukhari, Abu Dawud, Ahmad). Semoga mereka yang masih sama kaya di kampung Pattaya-Surabaya tahu kalo, “Malu hanya akan membawa kepada kebaikan’’ (HR. Bukhari). Coba kalo Kunti suka ma cowo eh, ndilalah cowo tadi suka lekong (laki). Pastinya Kunti makan terasi eh patah hati, bunuh diri. Kasian kan jadi Kuntilanak hi..hi..hi.., syukurin kandhani ngeyel!! Satu sisi ide sekularisme tersebut mengekang naluri “para Kunti” yang ingin menggapai kebenaran hakiki, satu sisi kebebasan mengumbar seluas-luasnya naluri setiap makhluk tanpa aturan sang Pemilik Hidup. Di sinilah kehebatan hukum Allah SWT, sistem Islam ga mengekang maupun mengumbar naluri kita. Malah mengarahkan perbuatan manusia pada “koridor” yang memuaskan akal manusia, menentramkan hati, dan sesuai fitrah manusia. Nggak ada lagi ibu-ibu apalagi yang ngaji masih suka lihat ‘Dorce Show’ (ya iyalah… kan tiada lagi banci, ciee..). Sehingga tinggilah derajat manusia dari makhluk-makhluk-Nya yang lain. SUBHANALLAH!
SADAR ,DONK. . .!
Selain melanggar kaídah agama, teori ‘manusia jenis ketiga’ sangat merugikan manusia itu sendiri, karena:
1. Allah SWT Sang Pengatur kehidupan itu sendiri yang melaknat orang-orang yang fasik akan syari’ah-Nya. Termasuk kaum Sodom beserta para pengikutnya, mau?
2. Segala hak-hak kita selama di dunia akan diadili oleh Allah swt kelak pada Yaumul Akhir atau Hari Akhir.Termasuk perbuatan, ucapan dan pikiran kita.
3. Bila jumlah homoseksual meningkat, diperkirakan kurang dari 10 tahun komunitas manusia akan mendekati PUNAH! Karena produksi manusia juga punah.
4. Apalagi disorientasi seksual lebih hina dari zina, padahal zina sendiri adalah seburuk-buruk jalan. Dan penyebarluasannya bisa 3x lebih cepat dari zina. Zaman nabi Luth aja jadi negeri bencong dalam kurun kurang dari 10 tahun.
5. Ide-ide sekutu kapitalisme,hedonisme,dll. akan tumbuh subur. Fakta bahwa kaum gay & metroseksual cerewet pada penampilan mendasari argumen ke-5. Salon dan dunia malam di mana-mana kayak anak kambing Pak RT-nya Eneng. Hi.. hi…
6. Bahaya akibat PMS (Penyakit Menular Seksual) lebih banyak menyerang masyarakat terlebih bagi mereka yang hombreng. Inilah konsekuensi dari prinsip hidup bebas yang ditawarkan oleh kaum gay dan lesbian.
Kambing aja ga mau makan rumput yang dikencingi sendiri, masa kita milih standar hidup yang ga diridloi Allah SWT. Kalo sapi aja kawin ama lawan jenisnya, masa kita rela jadi lebih hina dari hewan cuma gara-gara wrestling birahi yang sesama kambing, eh sesama jenis. Bahkan dalam masyakat bentar lagi mo dilegalin. Bayangin aja udah banyak contoh kasusnya. Tora Sudiro ma Surya Saputra di film “Arisan!” trus Cornelia Agatha ma Sausan di sekuel “Detik Terakhir” belom lagi pernikahan sejenis yang dipelopori negara-negara kafir.
Seandainya syari’ah Islam jadi standar hukum Negara, pastinya para pelaku zina sejenis akan dihukum ga kalah sadis ama pelaku zina lainnya. Tentunya sesuai dengan kebijakan sang Khalifah (Kepala Negara). Entah itu dijatuhkan dari atas bangunan yang tinggi ataupun dipenggal kepalanya yang penting demi membumihanguskan kaum homo. Bukan masalah sadis atawa tidaknya, sebab kalo ga tegas sama saja kaum homo akan diberi kebebasan guna memperbanyak diri (eits…bukan jurusnya Naruto lho!) alias komunitasnya banyak dan dianggap layak. Persis teori komunikasi: Kesalahan yang diulang-ulang hingga ribuan kali akan jadi sebuah kebenaran. Bayangin aja, kalo disekeliling kita banyak kaum waria dan homoseks berkeliaran mulai sedari kita bangun tidur hingga kita kembali tidur, pastinya lama-lama kita akan menganggap hal ini lumrah. Atau bahkan kita terjerumus. Hii. . . amit-amit, deh. Ga cucok ama eike!! Ga mau kan kalo sobat atau bahkan keluargamu jadi neo-bancisme. Caranya gimana??
SOLUSINYA…
- Segeralah tobat buat yang merasa ato tobatkan mereka yang sesat, ingatkanlah dengan cara yang manusiawi, pasti mereka akan kembali ke fitroh manusia. Tentunya tobat yang diperlukan adalah taubatan nasuha; tobat yang disertai janji takkan mengulang dosa tersebut lagi. Selain tercermin pada pola sikap, InsyaAllah juga tercermin pada pola fikir pada subjek taubat.
- Segeralah mengkaji Islam. Dengan sering melakukan pergolakan pemikiran (shirul fikry) kita akan mampu dan terbiasa menjadikan Islam sebagai the best problem solving kita (keren …). Sehingga kita jadi orang yang lebih ‘ngeh’ plus paham. So ga ngaji, ga keren.
- Segeralah cari sahabat yang sholeh. Coz dalam lingkungan pergaulan yang baik kita akan tetep eksis dengan yang namanya kemuliaan Islam. Tetap saling menjaga pergaulan, menutup aurot dan pandangan misal, walau sesama jenis. Bukan berarti kita mengucilkan mereka yang masih ga waras, malahan sebagai sodara seiman kita wajib ‘mewaraskan’ mereka.
- Jadiin Islam sebagai dasar pemikiran (ideologi) kita. Masuki Islam secara kaffah (menyeluruh), coz ‘’Dan janganlah kau campuradukkan kebenaran dengan kebatilan, dan (jangan) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya’’ (TQS. Baqoroh: 42) Dengan demikian tolok ukur setiap tindakan kita akan berasaskan pemahaman yang paling benar. Sip nyot! ga pake telor. Bungkus!
- Negara yang nanti bakal mengasingkan mereka yang ga setubuh, eh setuju. Asalkan negaranya pake aturan Islam lho. Wong udah dikasih tau hukum yang paling baik buat dirinya koq ga mau. Diharap dengan kesendiriannya (ciee..) dia merasa ide banci hanya akan merusak tatanan masyarakat aja. Ini solusi terakhir n teryahud buat wabah yang ga bisa diobati again. Allah SWT.mengancam,’’Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunnya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.’’ (TQS. Thaha: 124).So, apabila ada aktivitas antibanci (contratransseksualisme) InsyaAllah kita akan jadi aktivis jajaran depan. Swear ora jamu, gue dukung ,dah! Kapan n di mana? Kurang lebihnya, kalo kurang, harap dimaafin kalo lebih harap dikembaliin. Kekekeke! Jadilah pejuang kebenaran yang Maha Absolut, Allah SWT dan Islam.CONTRA-TRANS-SEKSUALISME, EIKE Boo . . !!!(FA).
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : buletin forlima

Komentar Terakhir