Sobat, tanggal 21 April seakan menjadi hari yang diagungkan oleh para feminisme. Yup, tanggal segituan, Qta2 pada ngerayain yang namanya UNAS (wey!@!). Ups, Maksudnya 21 April besok, Qta akan sampai pada hari lahirnya Kartini. Mang sapa toh, Kartini itu ? (yang jelas bukan sodaranya kartono kan???) he..he.. bangsa ini memang begitu menggembar-gemborkan yang namanya hari Kartini, padahal banyak orang yang sejatinya nggak begitu mengenal Kartini. Sejarah telah dimanipulasi begitu rupa. Bagi kamu yang mo ngerayain Hari Kartini dengan lomba gadis dempul (eh sampul) sampe lomba ketangkasan naik becak dan Becak lambat (heeeeh?), mendingan tinggalin aja, karena hal-hal seperti itu nggak pernah diajarin ama Kartini. Nggak percaya? Lanjutin aja !!
Baca entri selengkapnya »
Kartini Nyasar
19 04 2010Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
Mempertanyakan Relevansi OSPEK di masa kini
7 10 2009
diambil dari : setengahmateng.com
Dan satu orang lagi tewas.
Satu manusia lagi, manusia yang bergelar mahasiwa, yang telah menjalani empat semester masa kuliah di salah satu universitas terbaik di negara ini, tewas tanpa tujuan yang jelas. Tewas dalam masa “pembinaan”, masa-masa dimana katanya seorang mahasiswa akan dibentuk menjadi mahasiswa yang lebih hormat terhadap senior, terhadap almamater, dan entah siapa lagi.
Yang jelas, menurut mereka yang menjadi pembina, OSPEK bertujuan positif. Ia diprogram sebagai alat pembentukan mental “manusia-manusia asing” yang baru saja masuk kedalam satu institusi sehingga mereka menjadi mahluk yang “akrab” dengan rasa hormat terhadap “senior”. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 3 Komentar »
Kategori : artikel
Euforia Kelulusan
31 07 2009
Tret..tet..tet… sobat, siang itu terasa begitu ramai, padahal cuacanya panas banget. Itu bukan keriuhan rakyat Indonesia mau mendukung Indonesia all-star ngelawan MU, yang akhirnya ngga jadi. Bukan pula suara simpatisan parpol mau kampanye. Tapi, itu cuman suara temen-temen kita yang lagi melampiaskan suka cita mereka setelah dinyatakan lulus.
Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
Ilmu Sosial bukan Anak Tiri
7 07 2009Dr. Fahmi Amhar
Masa keemasan peradaban Islam sering diindikasikan dengan berbagai kemajuan pada bidang ilmu-ilmu agama (ushuluddin, tafsir, hadits, fiqih dan tasawuf) dan ilmu-ilmu alam atau sains (astronomi, matematika, fisika, kimia, kedokteran dan sebagainya). Pertanyaan yang kemudian muncul, di mana posisi ilmu-ilmu sosial?
Baca entri selengkapnya »
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : artikel
Belajar Bahasa untuk Negara Adidaya
1 07 2009
Dr. Fahmi Amhar
Apa yang ada di benak para pelajar kita ketika mereka wajib mempelajari bahasa asing di sekolah? Setelah matematika, Bahasa Inggris adalah pelajaran momok di sekolah-sekolah umum. Sebagian besar sekolah memberi pelajaran Bahasa Inggris di level SMP dan SMA atau total selama enam tahun. Sebagian lagi bahkan memberi pelajaran ini sejak kelas 1 SD. Hasilnya? Sekedar cukup untuk Ujian Nasional? Cukup untuk menebak makna di balik judul film atau lagu Barat? Untuk isinya nanti dulu. Kalau buat kerja, bahasa Inggris di sekolah tersebut juga jelas belum cukup. Bagaimana kalau untuk belajar ke luar negeri? Atau untuk jadi diplomat? Makanya TKI kita di luar negeri mayoritas hanya mendapat pekerjaan kasar yang murah, salah satunya karena keterbatasan bahasa.
Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
israel-lah Sang Teroris
10 01 2009
Pada masa itu, penduduk asli Palestina yang terdiri dari kaum muslim, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan dengan damai. Lima tahun kemudian Liga Bangsa-Bangsa menyetujui didirikannya negara khusus untuk kaum Yahudi di atas tanah yang diduduki Inggris tersebut. Sejak saat itu, organisasi-organisasi Zionis melakukan pengiriman kaum Yahudi dari berbagai penjuru dunia ke Palestina. Organisasi-organisasi teror Zionis seperti Irgun dan Hagana, juga melakukan berbagai teror dan pembunuhan massal untuk menakut-nakuti bangsa Palestina agar pergi meninggalkan tanah air mereka. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 3 Komentar »
Kategori : artikel
Renungan Pasca MOS
31 07 2008
oleh : Dhony F. Yusuf, S.Si
Sobat, MOS untuk siswa-siswi baru di SMP dan SMA udah kelewat. Pasti banyak kesan yang bakal singgah ke siswa-siswi baru. Tentunya bisa positif dan juga bisa negatif. Pelaksanaan MOS yang kurang lebih satu minggu, telah banyak menguras tenaga dan pikiran rekan-rekan kita. Baik karena tugas dari senior, maupun rasa capek akibat dibentak dan dicaci oleh kakak kelasnya. Walhasil, apapun yang terjadi, MOS udah kita lewati. Orang bijak mengatakan, bila kita telah mengerjakan sesuatu, maka koreksilah. Oleh karena itu sobat, kita ingin berbagi. Memberi sedikit masukan, buat rekan-rekan siswa baru, pengurus OSIS maupun bapak-ibu guru. Tujuannya, ga lain supaya pelaksanaan MOS di tahun ajaran yang akan datang, lebih baik dari saat ini. Harapan kita yang lain, adalah keinginan yang sungguh-sungguh untuk menjadikan even MOS penuh barokah, dan ga mendapat celaan di sisi Allah SWT. Baca entri selengkapnya »
Komentar : 1 Komentar »
Kategori : artikel
Jahiliyah di Euro 2008
17 07 2008oleh: Nano Wibisono SMKN 7 SBY

gila
Kejuaraan sepakbola Piala Eropa 2008 atau lebih dikenal dengan Euro 2008 telah digelar di Austria dan Swiss. Fokus dan perhatian pencinta sepakbola dunia dipastikan akan tertuju pada ajang yang disebut-sebut sebagai Piala Dunia mini itu. Tetapi banyak orang menyambut piala Eropa ini dengan buruk. Salah satunya di tempat penyelenggara piala Eropa, Austria ,seorang seniman bernama Spencer Tunick berhasil “menelanjangi” ribuan orang untuk menyambut gelaran Piala Eropa 2008. Sekitar 1.840 orang berpartisipasi untuk difoto tanpa busana oleh Tunick, si fotografer eksentrik asal New York, Amerika Serikat. Mereka berkumpul dan bertelanjang bulat di Ernst Happel Stadion, Wina, Austria. Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
Pentas Seni? Udah Basi!
2 07 2008Buletin Gaul Islam
15 Juni 2008 – 17:05
gaulislam edisi 022/tahun I (16 Rabiul Awal 1429 H/24 Maret 2008)
Emang nggak seru kali ye kalo hidup diisi dengan serius mulu. Nggak ada bunga-bunganya, nggak ada hiburan, hanya fokus pada kerjaan atau belajar mulu. Katanya sih gitu. Apalagi kalo yang ditanya adalah remaja. Simak nih pendapat teman kamu yang berhasil dijerat dan ditodong via Yahoo! Messenger, “Hidup gue bakalan garing Mas, kalo cuma belajar, belajar dan belajar. Sekali-kali boleh dong hiburan!” tulis Andre asal Bandung. BTW, kalo kamu mo pada nyapa en ikutan ngobrol sama gaulislam bisa langsung add nih Yahoo! ID kita di YM (gaul.islam). Ditunggu ye! Eh, kok ini malah jadi kayak request lagu-lagu di radio: AMKM Anda Meminta Kami Manyun! (backsound: manyun karena lagu yang diminta kagak ada hehehe…) Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
Euro 2008?! Basi Abee..zz!!
2 07 2008
Permainannya ga asing, sih. Paling cuma tentang 22 orang yang keroyokan rebutan bola. Kenapa juga ga sekalian mainin bolanya satu-satu biar adil?! Ya, sepak bola. Belum jelas sih, siapa, sejak kapan, dan di mana sepak bola berawal. Dari banyak versi, sepak bola mulai dijadikan sebagai ajang tahunan sejak awal 1900-an (booklet majalah Donald Bebek edisi piala dunia 2006). Olah raga yang mendunia ini seakan telah menjadi agenda dunia yang mulai disambut dengan sakral. Mulai dari piala dunia (world cup), Euro (piala Eropa), dan liga sejenis seakan mampu menyita perhatian semua kalangan dan usia. Semua jadi terjebak tema, misalnya aja pas musim world cup. Apalagi sekarang musimnya Euro 2008. Mulai dari iklan, trend, berita, dan pernak-pernik seakan dianggap jadul –jaman dulu; kuno- kalo ga up to date. Termasuk lensa kontak buat mata yang sebenarnya ga nyambung dengan soccer dibuat tren bertema bola. Namun sobat 4Lima tau ga jika dipandang dengan kaca mata Islam (belinya di mana, ya?) ternyata event sejenis ga ada manfaat sama sekali yang sesuai Islam. Bahkan cenderung banyak hal mudharat ketimbang yang mashlahat. Ya, meski terinspirasi dari hal yang mubah namun perhelatannya telah melampaui batas syari’ah Islam. Lho, kok bisa? Trus, gimana hukumnya riyadloh alias sports yang pelaksanaannya melanggar syari’ah Islam? Nah, makanya hati-hati, bro! Baca entri selengkapnya »
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : artikel
Komentar Terakhir