Allah Sayang Pada Kita

22 08 2011

[KiSaHKeHiDuPaN] 

Aktivitas umum kita sehari -hari seperti makan, minum, berjalan,
berbicara dan lain – lain, bagi kita bukanlah merupakan suatu yang
istimewa,……apanya
yang istimewa ?  Pada waktu beraktivitas, jarang hinggap dalam pikiran
kita bahwa seluruh gerak dan olah tubuh yang kita lakukan itu dihasilkan
dari suatu proses komplex dalam tubuh yang melibatkan perubahan kimia,
fisika,dan perubahan biologi.

Tubuh merupakan suatu mesin rumit yang istimewa, yang didalamnya
selain bisa kita dapati adanya sumber energi, juga ada cara untuk mengubah
energi
kebentuk listrik dan mekanik serta  cara untuk membuang hasil – hasil
samping mesin tubuh tadi.

Makanan sebagai sumber energi, yang untuk keperluan konversi energi
diproses oleh sistem pencernaan makanan. Pada proses oksidasi ini akan
timbul
kalor yang kita perlukan untuk menjalankan berbagai organ, mempertahankan
suhu tubuh, melakukan usaha luar, dan lain – lain.
Dan pada proses konversi energi, hasil – hasil sampingnya dibuang
antara lain melalui paru – paru, permukaan kulit, faeces dan urin.
Kayaknya  dalam keterangan yang sedikit ini saja, banyak hal yang
tidak kita mengerti, tapi coba lihat, hasil yang kita terima  dari olahan
mesin
tubuh tersebut terasa sangat sempurna.

Atau klo masih ngga percaya, cobalah untuk hal yang  sangat mudah
ini, gerakkanlah ujung telunjuk kita. Pelan – pelan saja…….
Ada ribuan reaksi biokimia dan kolaburasi kerja sama yang apik untuk
suatu gerakan yang kecil ini,  dimulai dengan kemauan dalam diri kita
untuk
mengerakkannya, instruksi oleh otak, kemudian  ada pergerakan
pembuluh darah, dan terakhir ujung  telunjuk yang bergerak.

Itulah kita, makhluk yang diciptakan oleh ALLAH dengan kesempurnaan
yang luar biasa. Baik dari segi fisiologis, kimiawi, maupun matematis.
Melalui proses yang sangat rumit tubuh bukan hanya mampu mendukung kinerja

hidup kita lewat energi yang dihasilkannya, akan tetapi juga mampu secara
sistematis membuang zat-zat berbahaya dalam tubuh yang kiranya sudah
tidak terpakai lagi.

Kalau males memikirkan kerumitan proses tubuh yang tidak kita
mengerti apa itu tadi,  Ndak papa kok,…….
Pikirkanlah saja satu hal ………Bahwa  ALLAH Maha Pengasih dan
Pemurah pada hambanya. DisediakanNya seluruh proses dalam mesin  tubuh
tadi, tanpa
melibatkan kerja kita sebagai insan pemilik. Dan kayaknya kita pun tidak
pernah merasa kerepotan……..

Bisa ngga sih membayangkan kalau seandainya ALLAH memotong proses
dengan tidak menyertakan kemampuan tubuh untuk membuang kelebihan hasil
samping tadi ?
Itu berarti kita harus membuang sendiri zat – zat kelebihan hasil proses
dalam tubuh kita . …..repotkan…….

Betapa besar rahmat dan karunia yang telah ALLAH berikan kepada kita.
Dan atas semua itu ALLAH tidak mengharapkan balasan sedikitpun.
Sewajarnyalah, kita harus  bersyukur kepada ALLAH, dengan memenuhi
permintaan
ALLAH  untuk berbuat sesuai petunjuk-Nya. Hidup hanya berlandaskan dengan
Alqur-an dan Sunnah rasul.

So, hidup seperti Itu berarti no bid’ah, no taklit,  no khurofat, no
sirik, and no tahayul…..sulit memang yuk kita mencoba???
Bagaimana ?
Sudahkah  kita menyayangi ALLAH juga ??

( QS : 13: 7 )
……..Dan jika kita bersyukur pada ALLAH, Niscaya ALLAH akan
menambahkan
nikmatNya. Tapi jika kufur, maka sesungguhnya siksa ALLAH itu sangat
berat.

-farouk-





10 Karakter Pemenang & 10 Karakter Pecundang

22 08 2011

[KiSaHKeHiDuPaN]

10 Karakter Pemenang & 10 Karakter Pecundang.

1). Ketika pemenang melakukan  kesalahan dia berkata  “saya salah!”
Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, “ini bukan salah saya!”

2). Pemenang berkata,” saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!”
Pecundang berkata ,” saya tidak sejelek orang lain!”.

3). Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih biak dari pada dia.
Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.

4). Pemenang berkata,” Mari saya kerjakan ini untuk Anda!”
Pecundang berkata, ” itu bukan pekerjaan saya!”.

5). Pemenang berkata, ” Pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!”
Pecundang berkata,” Begitulah biasanya dikerjakan disini!”

6). Pemenang berkata, “ini sulit tapi mungkin!”
Pecundang berkata.”ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan!”.

7). Pemenang selalu mempunyai rencana.
Pecundang selalu cari alasan.

8). Pemenang mempunyai komitmen-komitmen
Pecundang hanya berjanji-janji saja.

9). Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.

10). Pemenang tuntas memecahkan masalah.
Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.
–WaLlahu’alam bi ash shawwab–

-farouk-








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.