diambil dari : setengahmateng.com
Dan satu orang lagi tewas.
Satu manusia lagi, manusia yang bergelar mahasiwa, yang telah menjalani empat semester masa kuliah di salah satu universitas terbaik di negara ini, tewas tanpa tujuan yang jelas. Tewas dalam masa “pembinaan”, masa-masa dimana katanya seorang mahasiswa akan dibentuk menjadi mahasiswa yang lebih hormat terhadap senior, terhadap almamater, dan entah siapa lagi.
Yang jelas, menurut mereka yang menjadi pembina, OSPEK bertujuan positif. Ia diprogram sebagai alat pembentukan mental “manusia-manusia asing” yang baru saja masuk kedalam satu institusi sehingga mereka menjadi mahluk yang “akrab” dengan rasa hormat terhadap “senior”. Baca entri selengkapnya »
Tret..tet..tet… sobat, siang itu terasa begitu ramai, padahal cuacanya panas banget. Itu bukan keriuhan rakyat Indonesia mau mendukung Indonesia all-star ngelawan MU, yang akhirnya ngga jadi. Bukan pula suara simpatisan parpol mau kampanye. Tapi, itu cuman suara temen-temen kita yang lagi melampiaskan suka cita mereka setelah dinyatakan lulus.
by: Aryo Cokrowatianto
Kekuasaan peradaban Islam di masa keemasan terbentang begitu luas meliputi lautan dan daratan. Menguasai lautan merupakan salah satu faktor yang membuat Kekhalifahan Islam menjadi sebuah kekuatan baru dunia. Tak hanya soal perdagangan maritim, peradaban Muslim pun memiliki armada militer tangguh yang menguasai ganasnya lautan serta samudra. Salah satu bukti tangguhnya peradaban Islam di dunia maritim ataupun di bidang perdagangan dibuktikan dengan begitu banyaknya pelabuhan kecil di pinggir sungai-sungai besar dan di sepanjang pantai daerah teluk dan Laut Merah.
Pada masa itu, penduduk asli Palestina yang terdiri dari kaum muslim, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan dengan damai. Lima tahun kemudian Liga Bangsa-Bangsa menyetujui didirikannya negara khusus untuk kaum Yahudi di atas tanah yang diduduki Inggris tersebut. Sejak saat itu, organisasi-organisasi Zionis melakukan pengiriman kaum Yahudi dari berbagai penjuru dunia ke Palestina. Organisasi-organisasi teror Zionis seperti Irgun dan Hagana, juga melakukan berbagai teror dan pembunuhan massal untuk menakut-nakuti bangsa Palestina agar pergi meninggalkan tanah air mereka. 
Komentar Terakhir